INSIBERNEWS - Head of scouting atau pemandu bakat baru skuad Timnas Indonesia, Simon Tahamata, tengah hangat diperbincangkan sebagian publik pecinta sepak bola Tanah Air.
Bertemu langsung dengan Simon Tahamata di Kantor PSSI, Jakarta, Ketua Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir memiliki harapan pada Simon untuk mampu mencari talenta-talenta terbaik bagi dunia sepak bola Tanah Air, terlebih bagi skuad Timnas Indonesia.
"Bertemu dengan Simon Tahamata yang akan bertugas sebagai Head of Scouting Timnas Indonesia," ungkap Erick melalui laman media sosial pribadinya @erickthohir yang diposting pada Rabu, 28 Mei 2025.
Baca Juga: Modantara Ingatkan Pentingnya Kebijakan Bijak bagi Masa Depan Ojol dan Kurir Digital
Selanjutnya Ketum PSSI itu pun mengungkap peran penting Simon di jajaran tim ofisial pelatih Timnas Indonesia, era Patrick Kluivert cs.
"Om Simon akan mencari talenta-talenta terbaik yang akan memperkuat timnas Indonesia, bekerja sama dengan seluruh pelatih Timnas," terang Erick.
"Dengan pengalaman yang dimiliki, kami yakin Om Simon dapat menemukan pemain-pemain berbakat, terutamanya di Indonesia, untuk bisa memperkuat sepakbola Indonesia," tukasnya.
Baca Juga: Pemerintah Bakal Berikan Bantuan Subsidi Upah Mulai 5 Juni, Begini Skemanya
Sebelumnya diketahui, kedatangan Simon sebagai kepala pemandu bakat Timnas Indonesia telah diumumkan PSSI pada Kamis, 22 Mei 2025.
Sekilas terkait sepak terjangnya, Simon diketahui pernah membela Timnas Belanda pada tahun 1979 hingga 1986.
Simon juga pernah meneruskan karier menjadi pelatih academy atau usia muda di Ajax Amsterdam, Standard Liege, Beerschot, dan Al Ahli.
Pada tahun 2015, selain bertugas di Ajax, pemandu bakat anyar Tim Garuda itu juga memiliki akademi sepakbola bernama Simon Tahamata Soccer Academy.***
Artikel Terkait
Sambut Jemaah Calon Haji Indonesia, Intip Konsep Tenda di Arafah dan Mina yang Bahan Bakunya Didatangkan Langsung dari Cirebon
Modantara Ingatkan Pentingnya Kebijakan Bijak bagi Masa Depan Ojol dan Kurir Digital
Kolaborasi OJK & PNM: SICANTIKS Percepat Pemberdayaan UMKM Perempuan Syariah
Tunjangan Pensiun Dipangkas, Pensiunan Pos Indonesia Minta Audiensi ke Presiden