olahraga

Kekalahan Jonatan Christie di Singapore Open 2025 Bikin Kaget, Kini Harapan Indonesia Ada di Dua Ganda Tersisa

Kamis, 29 Mei 2025 | 20:34 WIB
Jonatan Christie Tersingkir di Singapore Open 2025, Harapan Indonesia Kini di Ganda (Foto : Instagram/jonatanchristieofficial)

Jonatan Christie Tersingkir di Singapore Open 2025, Harapan Indonesia Kini di Ganda

INSIBERNEWS – Langkah Jonatan Christie di Singapore Open 2025 harus kandas lebih cepat dari harapan.

Meski datang sebagai unggulan kelima, Jojo—sapaan akrabnya—takluk dari wakil Malaysia, Leong Jun Hao, di babak kedua.

Ini sekaligus menandai debutnya sebagai pemain profesional lepas setelah keluar dari Pelatnas PBSI. Sayangnya, debut di ajang BWF World Tour Super 750 itu belum berbuah manis.

 Baca Juga: Jelang Indonesia vs China, Ini Dia 3 Strategi yang Bisa Bawa Timnas Garuda Lolos Ke Piala Dunia

Dalam pertandingan di Singapore Indoor Stadium, Kamis (29/5), Jonatan sebenarnya sempat memberikan perlawanan solid.

Namun, Leong tampil lebih konsisten dan memanfaatkan momentum di tiap momen kritis.

Gim pertama berakhir dengan skor 16-21, dan gim kedua yang berlangsung ketat juga tak mampu dimenangkan Jonatan, yang kalah tipis 19-21.

 Baca Juga: Patrick Kluivert Resmi Panggil Beckham Putra Main di Timnas Indonesia, Gantikan Septian Bagaskara

Kekalahan ini membuat Indonesia tak lagi punya wakil di sektor tunggal putra. Perhatian kini beralih ke sektor ganda yang masih menyimpan harapan.

Pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto di ganda putra, serta duet muda Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu di ganda campuran, menjadi satu-satunya wakil Merah Putih yang tersisa di perempat final.

 Baca Juga: Dapat Hasil Imbang di Hari Juara, Liverpool Tetap Rayakan Gelar ke-20 dengan Meriah

Sayangnya, sejumlah pasangan lain gagal menjaga asa. Rehan/Gloria dan Sabar/Reza harus mengakhiri perjuangan lebih dini setelah kalah dalam laga yang berjalan ketat.

Kegagalan demi kegagalan ini membuat sorotan publik kini tertuju penuh pada Fajar/Rian dan Jafar/Felisha untuk menyelamatkan wajah Indonesia di turnamen elite ini.

Meski Jonatan harus pulang lebih awal, semangat juangnya sebagai pemain profesional nonpelatnas tetap patut diapresiasi.

Halaman:

Tags

Terkini