nasional

Jampidsus Kejagung Dikuntit oleh Sejumlah Anggota Densus 88, LP3HI Pertanyakan Adanya Perintah dari Atasannya

Jumat, 24 Mei 2024 | 14:52 WIB
Jampidsus Febrie Adriansyah. (foto: Istimewa)

"Saya melihat ini hanya kerjaan oknum yang nyari recehan," sambungnya.

Juru Bicara Densus 88, Kombes Pol Aswin Siregar belum merespons panggilan dan belum menjawab pesan WhatsApp hingga berita ini ditulis.

Untuk diketahui, tim jaksa penyidik pidsus Kejagung tengah melakukan penyidikan dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) di PT Timah Tbk periode 2015 sampai 2022.

Total sudah ada 21 tersangka dalam kasus korupsi pertambangan timah ilegal, dan enam diantaranya dijerat pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Mereka adalah Direktur Utama PT Sariwiguna Bina Sentosa, Robert Indarto (RI), Manager PT Quantum Skyline Exchange (QSE) Helena Lim (HL) dan perpanjangan tangan dari PT Refined Bangka Tin (RBT) Harvey Moeis.

Kemudian, Sugito Gunawan (SG) selaku Komisaris PT Stanindo Inti Perkasa, Pemilik manfaat atau benefit official ownership CV Venus Inti Perkasa Tamron alias Aon (TN) dan Dirut PT RBT, Suparta.

Selain itu, penyidik telah memblokir 66 rekening dan menyita 187 bidang tanah dan bangunan dalam perkara dugaan korupsi pertambangan timah ilegal.

Kejagung juga telah menyita aset berupa enam smelter di Kepulauan Bangka Belitung, dengan total luas bidang tanah 238.848 meter persegi, serta satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Tangerang Selatan, Banten. []

Halaman:

Tags

Terkini