INSIBERNEWS - Pemerintah melalui Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) resmi membuka peluang kerja dalam skala besar dengan total 35.476 formasi untuk bergabung sebagai pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Lowongan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mendorong keterlibatan generasi muda dalam pembangunan ekonomi nasional, khususnya melalui sektor koperasi dan pemberdayaan masyarakat pesisir.
Baca Juga: Harga LPG 3 Kg Dipastikan Stabil, Menteri ESDM Tegaskan Stok Aman dan Subsidi Tetap Terjaga
Dari jumlah tersebut, sekitar 30 ribu formasi dialokasikan untuk posisi manajer pada program Koperasi Desa/Kabupaten Merah Putih (KDKMP), sementara 5.476 lainnya ditujukan bagi pegawai di program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, sempat memberi gambaran terkait sistem penggajian yang akan diterapkan kepada para pekerja yang lolos seleksi.
“Kan ada D3, D4, S1, entar lah ya. Gajinya bisa diikutin, bisa diikutin,” ujarnya dalam keterangan resmi pada April 2026.
Pernyataan itu mengindikasikan bahwa besaran gaji akan disesuaikan dengan jenjang pendidikan serta kualifikasi masing-masing pelamar, meskipun angka pastinya belum dirinci ke publik.
Adapun kualifikasi yang harus dipenuhi pelamar disusun seperti berikut:
- Pendidikan minimal D3, D4, atau S1 dari semua jurusan
- Memiliki IPK minimal 2,75
- Usia maksimal 25 tahun
- Pasfoto terbaru berlatar biru
- Kartu Tanda Penduduk (KTP)
- Ijazah terakhir
- Transkrip nilai
- Surat keterangan sehat
- Surat pernyataan bermeterai
Pendaftaran dilakukan secara online melalui situs resmi Panselnas, dimulai dengan membuat akun, mengisi data diri seperti nama lengkap, NIK, nomor telepon, serta alamat.
Baca Juga: Penangkapan Massal Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Viral, Ini Alasan di Baliknya
Setelah itu, pelamar wajib mengikuti seluruh tahapan yang tersedia dan mengunggah dokumen sesuai persyaratan yang telah ditentukan oleh panitia seleksi.
Proses pendaftaran akan ditutup pada 24 April 2026, sehingga calon pelamar diimbau untuk segera melengkapi berkas sebelum batas waktu berakhir.
Dengan jumlah formasi yang besar, program ini dinilai menjadi peluang besar bagi generasi muda untuk mendapatkan pekerjaan sekaligus berkontribusi dalam pembangunan ekonomi berbasis koperasi dan sektor kelautan.***