entertainment

Polemik Perceraian Baik Wong dan Paula Verhoeven, Begini Soal Kemungkinan Rujuk Hingga Hak Asuh Anak

Jumat, 6 Desember 2024 | 09:10 WIB
Polemik Perceraian Baik Wong dan Paula Verhoeven, Begini Soal Kemungkinan Rujuk Hingga Hak Asuh Anak (Istimewa )

INSIBERNEWS - Hubungan rumah tangga Baim Wong dan Paula Verhoeven nampaknya berada diambang kehancuran.

Pasangan artis ini telah menjalani agenda pembuktian dalam persidangan cerai di Pengadilan Agama (PA) Jakarta Selatan, pada Rabu, 4 Desember 2024.

Baim Wong sebagai penggugat telah melaporkan 71 bukti dan lebih dari 10 saksi demi gugatan cerainya dapat diterima oleh majelis hakim.

Adapun kuasa hukumnya, Fahmi Bachmid berkomentar terkait kemungkinan rujuk dari pasangan tersebut.

Baca Juga: Kementerian PUPR Usulkan Tiga Inpres Baru, Anggaran Tambahan Rp60,6 Triliun

"Sekali lagi saya sampaikan, yang mengajukan gugatan cerai itu adalah Muhammad Ibrahim (Baim Wong)," ujar Fahmi Bachmid kepada awak media di PA Jakarta Selatan, pada Rabu, 4 Desember 2024.

Terkait kemungkinan rujuk, Fahmi menyebut Baim bisa saja mencabut gugatannya agar masalah perceraian di meja persidangan selesai.

Namun, sejauh ini Baim masih bersikeras untuk melanjutkan perceraiannya dengan Paula.

"Mustahil dia ingin melakukan yang selama ini ingin damai, ingin rujuk. Kalau Baim ingin rujuk tinggal cabut gugatan, selesai," tegas Fahmi.

Baca Juga: Siap Rilis Bulan Ini! Toxic Till The End Jadi Title Track Full Album Perdana Rose Blackpink

"Jadi jangan ada kalimat yang selama ini (banyak disebut) 'Baim ingin rujuk'. Tidak, Baim ingin cerai," tegasnya.

Terkait keinginan Baim untuk bercerai dengan Paula itu, belum dapat dipastikan oleh Fahmi karena masih terdapat kemungkinan bagi ayah Kiano itu untuk mencabut gugatan sebelum putusan persidangan.

"Karena gugatannya seperti itu, yang mengajukan gugatan adalah Baim. Artinya kapan saja Baim bisa mencabut gugatan sebelum putusan," terangnya.

Baca Juga: 7 Tips Mengemudi di Musim Hujan agar Selamat Sampai Tujuan!

Halaman:

Tags

Terkini