entertainment

Viral Rekaman Video Call Ruben Onsu, Artos Bantah Dibayar untuk Jatuhkan Nama Baik

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:59 WIB
Viral Rekaman Video Call Ruben Onsu, Artos Bantah Dibayar untuk Jatuhkan Nama Baik (Istimewa)

INSIBERNEWS – Publik tengah ramai menyoroti rekaman video call antara Ruben Onsu dan seorang pria berinisial Y yang beredar luas di media sosial.

Baru-baru ini pria yang mengaku sebagai lawan bicara Ruben dalam video tersebut akhirnya mengungkap alasan dirinya mengizinkan Sarwendah menyebar rekaman itu.

Pria dengan inisial Y menjelaskan, keputusannya tidak lepas dari munculnya tudingan bahwa dirinya bersama Artos menerima bayaran untuk menjatuhkan Ruben Onsu.

Baca Juga: Respon Keluhan Asap Karhutla yang Sampai Negara Tetangga, Syahganda: Kita Juga Kirim Oksigen

Ia mengaku ingin membantah isu tersebut sekaligus meluruskan informasi yang berkembang di media sosial.

Artos yang mendampingi Y menegaskan bahwa mereka tidak pernah menerima uang ataupun suap untuk menyudutkan presenter tersebut.

“Banyak isu-isu yang beredar, kita difitnah bahwa kita dibayar, disuap untuk menjatuhkan pihak RO. Sumpah demi Tuhan, saya bilang saya berani jamin, saya berani pasang badan, kita tidak pernah disuap, kita tidak pernah dibayar,” ujar Artos dalam video yang diunggah akun Threads @drama_haluu, Selasa (13/10/2026).

Baca Juga: Viral Bullying di Asrama Telkom University, Satu Mahasiswa Kena DO

Artos mengungkapkan, Y sempat meminta pendapatnya sebelum memberikan izin kepada Sarwendah untuk menggunakan rekaman video call tersebut.

Menurut Artos, mereka tidak mempermasalahkan penggunaan video itu selama tujuannya untuk membantah tudingan bahwa mereka menerima bayaran demi menjatuhkan Ruben.

Ia menyebut izin tersebut diberikan sebagai bentuk upaya untuk menunjukkan bahwa tuduhan yang beredar tidak benar.

Baca Juga: Konser Avenged Sevenfold di JIS Sempat Terhenti, Dear God Bikin Penggemar Nostalgia

“Kenapa dia akhirnya mengizinkan? Karena ada isu-isu yang beredar bahwa kita disuap. Jadi, untuk membuktikan bahwa fitnah itu tidak benar, kamu (Y) izinkan SW untuk melapor,” kata Artos.

Artos juga menegaskan bahwa keputusan tersebut telah dibicarakan bersama Y. Ia mengaku tidak keberatan selama rekaman itu digunakan untuk meluruskan persoalan yang berkembang.

Halaman:

Tags

Terkini