INSIBERNEWS — Aktris Tengku Dewi mengungkapkan perasaan galau setelah kembali ke Jakarta untuk bekerja, usai delapan bulan penuh menetap di Bali.
Meski sempat merasakan kenyamanan hidup di Pulau Dewata, ia tak menampik bahwa Jakarta masih memiliki daya tarik tersendiri baginya.
Sebagai bintang sinetron dan film, Tengku Dewi, yang kini berusia 37 tahun, menyadari betul bahwa sebagian besar sumber mata pencahariannya berada di ibu kota.
Baca Juga: Bongkar Detail Tunjangan DPR: Dari Uang Rumah Rp50 Juta Hingga Beras Gratis
Aktivitas syuting yang padat di Jakarta sudah menjadi bagian dari karier panjangnya di dunia hiburan. Hal itu membuatnya tetap merasa “pulang” ketika kembali ke rutinitas kerja.
Dalam sebuah kesempatan wawancara, Tengku Dewi mengaku rindu dengan kesibukan dunia hiburan yang sudah melekat pada dirinya.
“Kayak aduh kangen, kemarin itu sempat lama kan di Bali, kan 8 bulan tuh, balik ke sini lagi, ‘Oh iya ternyata aku memang dari sini ya’, gitu kan. Kayak balik lagi rutinitas syuting-syuting gini kangen juga sih gitu,” ujarnya.
Baca Juga: Tumbuh Dewasa! Begini Penampilan Almira Yudhoyono Saat Rayakan Ulang Tahun ke-17
Saat ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (19/8), Tengku Dewi menambahkan bahwa tinggal di Bali sempat memberinya ruang untuk penyembuhan mental.
Lingkungan yang tenang dan alami juga disebutnya baik untuk perkembangan anak, sehingga ia merasa Bali memberikan kualitas hidup berbeda dibandingkan dengan hiruk-pikuk Jakarta.
Namun demikian, bagi Tengku Dewi, Jakarta tetap memiliki peran vital. Kota ini bukan hanya pusat hiburan, tetapi juga menjadi tempat utama bagi dirinya dalam mencari nafkah.
Baca Juga: Julia Fox Akui Menyesal Operasi Plastik Demi Pria, Kini Pilih Tua Apa Adanya
Menurutnya, meski Bali menenangkan, Jakarta tetap menjadi rumah kedua yang tak tergantikan karena di sanalah kariernya terus berjalan.
Karena alasan itulah, Tengku Dewi berencana untuk bolak-balik antara Jakarta dan Bali.
Ia ingin tetap menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan keluarga, sambil menikmati kelebihan yang ditawarkan masing-masing kota.
Baca Juga: Menteri Yassierli Lawan Korupsi dengan Patung, Netizen: Sama Tuhan Aja Ga Takut!
Menurutnya, Bali memberi ketenangan, sementara Jakarta memberi kesempatan.
Meski begitu, Tengku Dewi menyadari bahwa pola hidup bolak-balik tersebut tentu memerlukan biaya besar.
Ia pun harus mempersiapkan strategi agar tetap bisa menjaga stabilitas finansial tanpa mengorbankan kebutuhan keluarga maupun karier.
Baca Juga: Mahfud MD Puji KPK Atas di- OTT WAMENAKER Noel Ebenezer Sebut KPK Sudah Mulai Terlepas Dari Belenggu Politik Tertentu
Dengan segala pertimbangan tersebut, Tengku Dewi kini tengah mencoba menemukan formula terbaik agar bisa tetap aktif di dunia hiburan tanpa kehilangan kualitas hidup yang sempat ia rasakan di Bali.
Baginya, pilihan untuk hidup di dua kota sekaligus bukanlah hal mudah, tetapi justru menjadi tantangan baru dalam perjalanan hidupnya.