INSIBERNEWS — Baru-baru ini penampilan terbaru Olla Ramlan kembali mencuri perhatian publik.
Aktris sekaligus presenter ini tampil dengan gaun mini tanpa lengan dalam sebuah acara eksklusif Bottega Veneta di Jakarta, yang langsung ramai dibicarakan di media sosial.
Banyak pengguna internet memberikan pujian atas kepercayaan diri Olla yang tetap tampil modis dan berani di usia 45 tahun.
Baca Juga: Sarwendah Buka Suara Soal Tuduhan Perselingkuhan, Tegaskan Ruben Ayah Kandung Thalia
Namun, tidak sedikit pula komentar bernada sinis yang mempertanyakan kecocokan gaya busana tersebut dengan usianya.
Beberapa warganet menyoroti bentuk tubuh Olla, menyebut penampilannya “tak lagi ideal”, bahkan ada yang menyinggung kulitnya yang tampak kendur.
Komentar-komentar tersebut memicu diskusi panas soal standar kecantikan yang kerap menekan publik figur perempuan.
Baca Juga: Bus Hantam Truk di Flyover Trosobo, Truk Terguling dan Sopir Luka Parah
Hingga kini, Olla tidak memberikan pernyataan resmi terkait kritik tersebut. Namun, dalam wawancara yang pernah ia lakukan, Olla mengaku sudah lama berhenti memikirkan standar kecantikan yang ditentukan orang lain.
“Yang penting saya merasa nyaman dengan diri sendiri dan tetap sehat. Saya tidak hidup untuk menyenangkan semua orang,” ujarnya dalam sebuah podcast beberapa waktu lalu.
Olla Ramlan dikenal sebagai salah satu selebritas yang berani tampil beda dan fashionable sejak awal kariernya.
Baca Juga: Jennie BLACKPINK Bikin Fans Penasaran Usai Hapus Foto Konser yang Dinilai Terlalu Seksi
Gaya berpakaiannya kerap menjadi sorotan, baik oleh penggemar maupun pengkritik.
Sejumlah artis tampak memberikan dukungan padanya. Ayu Dewi, misalnya, mengunggah pesan di Instagram Story bahwa setiap perempuan punya hak memilih penampilannya tanpa harus tunduk pada tekanan sosial.
“Tubuh kita, pilihan kita. Kalau kita nyaman, ya sudah, urusan selesai,” tulis Ayu.
Baca Juga: Prabowo Umumkan Susunan Baru DPP Gerindra 2025-2030, Sugiono Jadi Sekjen
Fenomena ini kembali membuka diskusi tentang perlakuan tidak adil terhadap perempuan paruh baya di dunia hiburan.
Banyak kalangan menilai bahwa masyarakat masih menuntut perempuan untuk selalu terlihat muda dan sempurna.
Psikolog Liza Marielly Djaprie menilai bahwa body shaming yang dialami Olla mencerminkan masih kuatnya budaya patriarki yang mengontrol tubuh perempuan, terutama soal usia dan penampilan.
Baca Juga: UMKM Asal Wilayah Kepulauan Sukses Menjadi Pemasok Program MBG Berkat Dukungan BRI
Di tengah kontroversi tersebut, banyak netizen yang tetap mengapresiasi Olla karena dinilai menjadi simbol keberanian dan ketegasan dalam mengekspresikan diri.
Olla Ramlan sekali lagi membuktikan bahwa usia bukan hambatan untuk tampil percaya diri dan menjadi versi terbaik dari diri sendiri meski harus menghadapi kritik dan komentar tak menyenangkan dari publik.