INSIBERNEWS — Kepergian Hendrik Lo, ayah dari Sarwendah Tan, menjadi pukulan berat bagi keluarga besar mantan personel Cherrybelle tersebut.
Suasana duka yang mendalam masih menyelimuti rumah duka, namun di balik kesedihan itu, muncul keteguhan hati dan rasa tanggung jawab yang besar dari salah satu anggota keluarga: Betrand Peto Putra Onsu.
Sebagai cucu laki-laki pertama dalam keluarga tersebut, Betrand tidak hanya merasakan kehilangan, tetapi juga mewarisi sebuah amanah penting dari mendiang kakeknya.
Baca Juga: DJ Panda Kena Lapor! Erika Carlina Siap Tunjukkan Bukti Kuat ke Polisi!
Dalam sebuah pernyataan emosional yang disampaikannya kepada media, Betrand mengungkapkan bahwa sebelum berpulang, sang kakek sempat menitipkan pesan khusus kepadanya sebuah wasiat yang menyentuh dan penuh makna.
“Karena memang sudah masuk ke keluarga bunda, aku harus bilang satu hal yang Yeye (kakek) pesan, ‘Jangan lupa sama bunda, jagain adik-adik.’ Dan aku bilang, ‘Itu nggak usah disuruh ya, pasti aku jagain,’” tutur Betrand dengan nada serius dan penuh keyakinan.
Bagi remaja yang dikenal publik lewat suara merdunya ini, pesan itu bukan sekadar kata-kata perpisahan, melainkan sebuah komitmen yang akan ia pegang seumur hidup.
Baca Juga: Ungkap Itu Bukan Ulah Yeo Jin Goo, Agensi Tepis Tuduhan Soal Follow Akun Dewasa
Ia merasa memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan Sarwendah dan kedua adik-adiknya, Thalia Putri Onsu dan Thania, tetap kuat dan bahagia meski kini kehilangan sosok kakek yang mereka cintai.
Lebih lanjut, Betrand menyampaikan kekagumannya terhadap ibunya, Sarwendah, yang meski tengah dirundung duka, tetap menunjukkan ketegaran luar biasa. Baginya, sang ibu adalah sosok perempuan tangguh yang patut dijadikan panutan.
"Aku kasihan sama bunda, tapi aku juga sangat bangga. Dia tetap bisa lanjutin kerjaan di tengah kondisi seperti ini. Nggak gampang, tapi dia tetap profesional," ucap Betrand dengan mata berkaca-kaca.
Baca Juga: Kondisinya Memburuk Drastis! Aktor Legendaris Bruce Willis Tak Lagi Bisa Bicara Maupun Berdiri
Tak lama setelah upacara kremasi sang ayah selesai, Sarwendah diketahui langsung terbang ke Korea Selatan untuk menyelesaikan sejumlah agenda pekerjaan yang sebelumnya sempat tertunda.
Keputusan ini menuai banyak pujian, terutama karena menunjukkan dedikasinya yang tinggi terhadap komitmen profesional, di tengah kondisi batin yang belum sepenuhnya pulih.
Di Korea Selatan, Sarwendah dijadwalkan bertemu dengan beberapa brand lokal untuk keperluan kerja sama bisnis, termasuk menjalani sesi siaran langsung sebagai bagian dari rangkaian kegiatan promosi.
Baca Juga: Liam Gallagher Semprot Coldplay Usai Video Selingkuh Viral: 'Murahan Banget!'
Meski berat meninggalkan tanah air di masa berkabung, Sarwendah menegaskan pentingnya tetap menjalani hidup dan pekerjaan secara bertanggung jawab.
"Aku bersyukur masih bisa mendampingi papa sampai akhir. Sekarang waktunya kembali bangkit dan menjalankan apa yang sudah jadi tanggung jawab," ungkapnya sebelum keberangkatan.
Kisah keluarga Sarwendah dan dukungan emosional dari Betrand Peto menjadi cermin bahwa duka bisa melahirkan kekuatan baru.
Baca Juga: Mengintip Kisah Sukses UMKM Kuliner Kurma yang Tumbuh Bersama Rumah BUMN BRI Jakarta dengan Omzet Melejit
Wasiat sang kakek tak hanya menjadi kenangan, tapi juga menjadi fondasi tangguh untuk perjalanan hidup mereka selanjutnya.
Kepergian Hendrik dijadikan keluarga Sarwendah sebagai kekuatan dari dalam agar terus menjalani hidup meski harus berpisah dengan jark yang sangat jauh.