entertainment

Perseteruan HYBE dan Min Hee Jin Memanas, Polisi Nyatakan Tak Ada Unsur Pidana

Selasa, 15 Juli 2025 | 14:03 WIB
Min Heejin bebas usai terbukti tak bersalah (Starnews)

INSIBERNEWS – Perseteruan panjang antara HYBE dan Min Hee Jin bermula pada April 2024.

Ketika HYBE, induk dari ADOR meluncurkan audit internal terhadap anak perusahaannya tersebut.

HYBE menuduh Min Hee Jin, yang kala itu menjabat sebagai CEO ADOR, berupaya melakukan kudeta manajemen demi mengambil alih kendali perusahaan, meskipun hanya memegang saham minoritas.

Baca Juga: Harumkan Indonesia, Penampilan TNI di Paris Curi Perhatian Media Internasional

Tuduhan ini segera dibantah oleh Min, yang menyatakan bahwa struktur kepemilikan ADOR secara hukum tidak memungkinkan terjadinya pengambilalihan sepihak.

Ketegangan itu kini kembali memuncak dengan kabar terbaru dari pihak berwenang.

Pada 15 Juli 2025, Kepolisian Yongsan, Seoul, secara resmi menyampaikan bahwa tidak ditemukan unsur pelanggaran hukum dalam laporan pelanggaran kepercayaan yang dilayangkan HYBE terhadap Min Hee Jin.

Baca Juga: Lita Gading Ogah Minta Maaf ke Ahmad Dhani Meski Dipolisikan: Kami Tak Merasa Salah!

Dengan hasil penyelidikan yang berlangsung lebih dari setahun itu, pihak kepolisian memutuskan untuk tidak meneruskan kasus ini ke kejaksaan, menyatakan bahwa Min tidak bersalah secara hukum.

Menanggapi hasil penyelidikan tersebut, HYBE menyatakan ketidakpuasannya dan menyampaikan rencana untuk mengajukan banding ke kejaksaan.

Mereka juga menekankan bahwa sejak penyelidikan dimulai, muncul berbagai perkembangan signifikan.

Baca Juga: Presiden Prabowo Dapat Izin Bangun Kampung Haji RI di Makkah dari Putra Mahkota Arab Saudi

Termasuk pernyataan dari para member NewJeans yang menyatakan niat untuk memutus kontrak, serta kemunculan bukti baru dalam proses pengadilan.

HYBE turut mengutip pernyataan dari Pengadilan Tinggi Seoul dalam sidang banding sebelumnya, yang menyebut bahwa Min Hee Jin secara sadar "berupaya menghancurkan struktur integratif yang menjadi dasar kontrak eksklusif."

Di sisi lain, berbagai laporan balik yang diajukan oleh Min terhadap manajemen HYBE dan anak perusahaannya juga tidak membuahkan hasil.

Baca Juga: 3 Kali Telepon Tengah Malam: Kronologi Istri Arya Daru Minta Kamar Diperiksa Sebelum Ditemukan Tewas

Tuduhan pencemaran nama baik terhadap manajemen BELIFT LAB dan ADOR, misalnya, semuanya ditolak oleh pihak berwenang karena dianggap tidak mengandung pelanggaran hukum.

Sebagai catatan, pengadilan sebelumnya telah memperkuat posisi Min dengan mengabulkan gugatannya yang bertujuan untuk mencegah HYBE menggunakan hak suara dalam rapat pemegang saham luar biasa ADOR.

Dalam keputusannya, pengadilan menilai bahwa bukti yang disampaikan HYBE tidak cukup kuat, serta menegaskan bahwa langkah Min untuk memperkuat otonomi ADOR tidak tergolong sebagai tindakan kriminal.

Baca Juga: Kimberly Ryder Banjir DM dari Pria yang Ingin Jadi Ayah Sambung, Ini Reaksinya

Di media sosial dan forum daring, netizen ramai mengomentari perkembangan terbaru dari kasus ini, banyak di antaranya menunjukkan simpati pada Min dan rasa frustrasi terhadap HYBE.

Tak sedikit yang mengaku sudah menduga hasil ini sejak awal. “Aku sudah tahu kasus ini bakal berakhir begini,” tulis salah satu netizen.

Lainnya menimpali, “Sudah kudugaㅋㅋ,” menandakan bahwa sebagian besar publik tampaknya tidak terkejut dengan hasil penyelidikan.

Baca Juga: Wealth Management BRI Terima Penghargaan Global Private Banker Berkat Konsisten Hadirkan Layanan Terbaik

Banyak komentar yang menyoroti tuduhan pelanggaran kepercayaan sebagai sesuatu yang sejak awal terasa lemah. “Kalau memang tuduhannya pelanggaran kepercayaan, hasil ini memang sudah sewajarnya,” ujar salah satu pengguna.

Beberapa juga mengingatkan bahwa HYBE bahkan menuduh Min saat ia baru dalam tahap perencanaan, bukan tindakan. “Tapi bukannya dari dulu udah dibilang kalau dia nggak benar-benar melakukan pelanggaran kepercayaan? HYBE menangkap dia saat masih merencanakan, kan?”

Namun, ada pula yang menyoroti ambiguitas moral dalam kasus ini. “Karena dia belum berhasil, makanya nggak dianggap bersalah. Tapi kalau dia berhasil, pasti dihukum,” komentar seorang netizen, mempertanyakan bagaimana hukum memandang niat dan tindakan.

Baca Juga: Pawai Ricuh, MUI Kota Malang Tegaskan Dampak Negatif Sound Horeg


Tak ketinggalan, simpati mengalir untuk Min Hee Jin dan juga grup NewJeans yang ikut terseret dalam konflik ini. “Haa... kasihan banget dia... NewJeans juga,” tulis netizen lain.

Komentar seperti “Aku kasihan sama dia,” memperlihatkan adanya dukungan emosional dari publik, terutama dari penggemar yang merasa bahwa Min dan NewJeans menjadi korban dalam perseteruan korporat ini.

Sementara itu, banyak juga yang mulai mempertanyakan citra HYBE sebagai perusahaan besar. “Sementara itu HYBE makin ketahuan keburukannya di mana-manaㅋㅋ,” ujar salah satu komentar pedas.

Baca Juga: Resmi Selesai! Ini Daftar Lengkap Pemain Terbaik di Piala Dunia Antarklub 2025

Bahkan ada yang menganggap putusan ini sebagai pertanda awal dari kemunduran perusahaan tersebut: “Awal dari kejatuhan HYBE.”

Dengan kepolisian menolak melanjutkan kasus ke kejaksaan, netizen kini penasaran bagaimana langkah HYBE selanjutnya. “Hah? Penasaran HYBE bakal ngomong apa sekarang,” tulis seorang pengguna yang mewakili rasa ingin tahu publik atas respons balik dari raksasa industri hiburan tersebut.

Tags

Terkini