"Aku benar-benar drugs man banget. 14 tahun kecanduan morfin dan heroin, 14 tahun," ungkapnya.
Selama 40 tahun Fariz mengakui bahwa dirinya telah menggunakan ganja dan narkotika.
"40 tahun aku hidup dengan ganja dan narkotik. 3 kasus penangkapan narkotika, 2 kali dipenjara, 1 kali rehabilitasi," tambahnya.
Meskipun begitu, Fariz menegaskan bahwa ia tidak pernah mengonsumsi narkoba saat bekerja dan selalu berhati-hati dalam menjaga reputasinya.
"Saya kerja buat pertelevisian, periklanan, saya kerja buat real estate, saya mengajar. Itu saya enggak pernah pakai begituan,” jelasnya dalam wawancara di YouTube Merry Riana.
“Saya selalu memakainya di saat relaks, tidak ada apa-apa. Karena saya sadar, reputasi adalah segalanya," tambahnya.
Baca Juga: Kurangi Kemacetan Mudik, Menhub Usulkan ASN Bisa Work From Anywhere Jelang Lebaran
Fariz mengatakan bahwa jika reputasinya hancur, maka pekerjaannya pun akan ikut lenyap, yang pada akhirnya akan berdampak pada kehidupannya secara keseluruhan.
"Kalau reputasi saya hancur, pekerjaan saya hancur. Pekerjaan saya hancur, saya enggak punya penghasilan. Saya enggak punya penghasilan, saya enggak bisa beli barang itu. Enggak pernah saya menjual barang untuk membeli barang itu (narkotika)," tutupnya.***