INSIBERNEWS - Berita mengenai pemecatan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong (STY) kini jadi topik pembicaraan hangat di Indonesia.
Dalam jumpa pers di Jakarta, pada Senin 6 Januari 2024, Ketum PSSI Erick Thohir mengungkap alasan pemecatan STY itu berdasarkan hasil adalah bagian dari evaluasi PSSI.
Menyoroti hal tersebut, terdapat beberapa media internasional yang ikut ramai membicarakan kabar mengenai pemecatan STY oleh PSSI yang terkesan mendadak.
Baca Juga: Fabrizio Romano Sebut Patrick Kluivert Gantikan Shin Tae Yong Sebagai Pelatih Timnas Indonesia
Mulai dari media internasional asal ASEAN hingga di Eropa yang sama-sama menyayangkan kepergian STY ditengah kompetisi yang masih dihadapi Timnas Indonesia pada ajang Kualifikasi Round 3 Piala Dunia 2026.
Berikut ulasan mengenai hal-hal yang disoroti media internasional tentang kabar pemecatan STY oleh PSSI.
1. Media Korsel: Menang Lawan Arab Saudi Belum Cukup Wahai PSSI?
Media kenamaan di Korea Selatan, Chosun, tampak memberikan dukungannya kepada STY yang juga lahir dari negara ginseng tersebut.
Chosun mempertanyakan alasan federasi sepak bola di Indonesia itu memecat STY yang berhasil membawa Timnas Indonesia bersaing dengan negara-negara langganan Piala Dunia dari Benua Asia, seperti Jepang, Australia, hingga Arab Saudi.
Baca Juga: Semoga Lolos Pildun 2026, Begini Pesan Shin Tae Yong untuk Timnas Indonesia Usai Dipecat PSSI
"Kebiasaan buruk federasi sepak bola di Indonesia yang kini memecat pelatih asal Korsel, Shin Tae-yong. Kenapa seperti itu wahai PSSI?" tulis Chosun dalam artikel yang tayang pada Senin, 6 Januari 2025.
Media asal Korsel itu juga menyoroti kemenangan Timnas Indonesia melawan Arab Saudi di GBK pada November 2024 lalu belum cukup bagi tuntutan PSSI terhadap STY.
"Meskipun Shin Tae-yong mendapatkan kepercayaan dari suporter dan membawa Indonesia menang atas Arab Saudi untuk kali pertama, dia tetap dipecat PSSI," begitu sorotan dari Chosun terhadap PSSI.
2. Media Malaysia: Puluhan Juta Pecinta Sepak Bola di ASEAN Idamkan Piala Dunia
Media asal Malaysia, The Star juga menyoroti pemecatan STY dari kursi kepelatihan Timnas Indonesia.