INSIBERNEWS - Asosiasi Sepakbola Norwegia (NFF) telah menyatakan penolakan mereka terhadap rencana pertandingan melawan Israel di kualifikasi Piala Dunia 2026, yang dijadwalkan berlangsung pada 26 Maret dan 11 Oktober 2025.
Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap ketegangan yang terjadi akibat konflik bersenjata yang masih berlangsung di Gaza.
Baca Juga: Rela Bayar Mahal! Ole Romeny Dirumorkan Bakal Main Bareng Marselino Ferdinan di Oxford United
Konflik ini telah menelan korban jiwa yang sangat besar, dengan lebih dari 45.000 warga sipil Gaza menjadi korban sejak serangan pada 7 Oktober 2023.
Norwegia tergabung dalam Grup I zona Eropa bersama Israel, Estonia, dan Moldova.
Namun, dengan situasi yang semakin memanas, terutama setelah eskalasi kekerasan yang ditujukan kepada warga sipil Palestina, NFF menilai bahwa melanjutkan pertandingan dengan Israel di tengah kondisi tersebut tidak dapat diterima.
Presiden NFF, Lise Klaveness, mengungkapkan ketidaksetujuannya terhadap keputusan Israel yang dinilai sebagai pelanggaran hak asasi manusia.
Baca Juga: Kabar WWE, Triple H Jelaskan Perbedaan Paling Mencolok John Cena dan Roman Reigns
Klaveness juga menegaskan bahwa pihaknya meminta UEFA untuk menjatuhkan sanksi terhadap Israel, mengingat tindakan yang dianggapnya sebagai agresi terhadap warga sipil Gaza.
Keputusan ini mengundang perhatian luas, tidak hanya dari kalangan penggemar sepakbola, tetapi juga dari masyarakat internasional yang mendukung upaya menghentikan kekerasan di Gaza.
Sementara itu, UEFA diharapkan segera merespons permintaan tersebut, mengingat dampaknya terhadap integritas kompetisi internasional.