INSIBERNEWS - Sungai Seine yang sudah sejak lama tidak digunakan untuk berenang, kini digunakan untuk Olimpiade Paris 2024. Namun ternyata hal ini berdampak terhadap atlet renang Kanada yang muntah setelah selesai perlombaan.
Mengembalikan kualitas Sungai Seine agar dapat kembali bersih seperti sedia kala sehingga bisa digunakan untuk Olimpiade Paris 2024 dinilai sebagai usaha yang ambisius.
Salah satu tujuan pemerintah Kota Paris ambisius menggunakan Sungai Seine sebagai Venus triatlon di Olimpiade Paris 2024 adalah banyak landmark Kota Paris yang bisa dipamerkan.
Baca Juga: Bukan hanya Politik, Dinasti Keluarga juga Ada di MCU Lho
Penggunaan Sungai Seine untuk berenang menimbulkan kontroversi, banyak warga Paris yang tidak setuju tetapi Pemerintah Kota Paris bersikeras bahwa air di sungai tersebut layak untuk Olimpiade Paris 2024.
Dikutip INSIBERNEWS dari akun Twitter @narasitv (4/8/2024), Sungai Seine sudah terbiasa menjadi tempat untuk mandi dan berenang warga Paris pada abad ke-17
Pada saat itu warga Paris bebas berenang tanpa menggunakan pakaian, tetapi ada kanvas besar yang membatasi tempat berenang untuk wanita dan pria.
Baca Juga: 5 Masker Rambut Alami untuk Mahkota Lebat Indah Berkilau
Tidak hanya berenang saja, warga Paris juga bisa berendam di atas perahu yang diisi dengan air hangat.
Namun kemudian pada akhir abad ke-17, Pemerintah Kota Paris membuat aturan bagi warga Paris yang ingin berenang di Sungai Seine harus mengenakan pakaian.
Lalu aturan kembali berubah pada tahun 1923 yang melarang untuk berenang di Sungai Seine karena sejak abad ke-19, tata Kota Paris dirombak. Bahkan jika ada yang melanggar maka akan dikenakan denda.
Baca Juga: Rutin Konsumsi 5 Buah Ini untuk Menutrisi Rambut Secara Optimal dari Akar Hingga ke Ujung
Perombakan tersebut mengakibatkan banyak limbah yang tidak dikelola masuk ke Sungai Seine.