olahraga

Fokus Introspeksi Diri, Begini Komentar Bambang Pamungkas soal Gagalnya Timnas ke Piala Dunia 2026

Senin, 20 Oktober 2025 | 13:59 WIB
Potret Bambang Pamungkas (Foto: Instagram @bepe20)

INSIBERNEWS - Penggemar sepak bola nasional ramai melakukan perdebatan panjang dan saling tuding di media sosial usai kegagalan Timnas Indonesia menembus Piala Dunia 2026.

Terkait hal itu, legenda sepak bola Indonesia, Bambang Pamungkas alias Bepe justru mengajak publik menahan emosi dan melakukan refleksi mendalam.

Selain hasil di lapangan, menurut Bepe sistem dan lingkungan sepak bola nasional yang belum matang juga mesti dibenahi.

Baca Juga: Tragedi di Kedai Kopi Kulon Progo, Bocah 6 Tahun Tewas Tertimpa Kentongan Raksasa

“Kita harus tanya kepada diri sendiri, apakah sudah membangun environment yang layak untuk sebuah tim lolos ke Piala Dunia?” ucap Bepe kepada awak media di Plaza Timur Senayan, Jakarta, pada Minggu, 19 Oktober 2025.

Dinilai oleh Bambang Pamungkas, kegagalan Indonesia kali ini adalah cermin dari kondisi sepak bola yang belum siap bersaing di level dunia.

Introspeksi yang Hilang di Tengah Amarah Publik
Dalam pandangan Bepe, kritik publik terhadap tim nasional sering kali berlebihan dan tidak berdasar data.

Eks pemain Persija Jakarta itu menilai, masyarakat harus belajar menilai dengan objektif, bukan hanya berdasarkan emosi sesaat.

Baca Juga: Na Daehoon Diduga Diselingkuhi Julia Prastini Ditengah Punya Anak 3, Ia Kenang Kehidupan Broken Homenya

“Rasanya, kita belum terlalu siap dalam konteks membangun semuanya untuk bisa tim kita stabil di level perebutan Piala Dunia,” ujar Bepe.

Ia lantas mengingatkan, dukungan terhadap tim seharusnya tidak hanya muncul ketika Indonesia menang.

“Ini waktu paling krusial untuk mendukung tim nasional, bukan saat mereka di atas saja, tapi justru ketika mereka jatuh,” tegas Bepe.

Baca Juga: Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Ini Deretan 3 Menteri yang Dapat Tingkat Kepuasan Publik Tertinggi

Sikap reflektif ini kontras dengan perilaku sebagian warganet yang justru sibuk menyalahkan pelatih dan pemain di dunia maya.

Halaman:

Tags

Terkini