INSIBERNEWS - Perjuangan tim bulu tangkis Indonesia di ajang Piala Sudirman 2025 harus terhenti di babak semifinal usai menelan kekalahan tipis 2-3 dari tim tangguh Korea Selatan. Duel yang berlangsung di Fenghuang Gymnasium, Xiamen, China, Sabtu (3/5), berjalan ketat dan menegangkan hingga partai terakhir.
Kepastian kekalahan datang setelah pasangan ganda putri Amalia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti harus mengakui keunggulan Ha Na Baek/So Hee Lee dalam laga tiga gim.
Baca Juga: BRI Liga 1 2025: Ini Link Streaming dan H2H Bali United vs PSIS Semarang di Pekan 31
Tiwi/Fadia sebenarnya tampil cukup meyakinkan di awal laga, sempat menahan imbang pasangan Korea di gim pertama hingga skor 5-5. Namun, lawan melesat dengan sembilan poin beruntun dan terus menjaga dominasi hingga mengakhiri gim dengan skor 10-21.
Tak ingin menyerah begitu saja, wakil Indonesia bangkit di gim kedua. Dengan permainan lebih sabar dan pola serangan yang rapi, Tiwi/Fadia berhasil memimpin 11-5 di interval dan mengamankan gim ini dengan skor 21-18, memaksa pertandingan berlanjut ke gim penentuan.
Sayangnya, di gim ketiga, tekanan dari pasangan Korea kembali sulit dibendung. Meski Tiwi/Fadia sempat memperkecil ketertinggalan jadi 15-17, beberapa kesalahan sendiri membuat lawan kembali unggul dan menutup laga dengan 15-21. Kekalahan di partai terakhir ini sekaligus memastikan Indonesia gagal melaju ke final.
Sebelumnya, Indonesia membuka laga dengan kekalahan di partai ganda campuran lewat pasangan Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia yang belum mampu mengatasi permainan cepat Seo Seung Jae/Chae Yu Jung. Asa sempat menyala ketika Alwi Farhan tampil impresif di tunggal putra dan mencuri poin lewat kemenangan atas Cho Geonyeop.
Namun Putri Kusuma Wardani yang turun di tunggal putri belum mampu menandingi kelas permainan An Se Young, sehingga Korea kembali unggul.
Baca Juga: Link Live Streaming Bali United vs PSIS Semarang di BRI Liga 1 2025 Pekan 31, Kick Off 19.00 WIB
Satu poin tambahan untuk Indonesia didapat dari partai ganda putra. Duet Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri tampil apik dan berhasil mengalahkan Kim Won Ho/Seo Seung Jae.
Sayangnya, semua perjuangan keras itu belum cukup untuk membawa skuad Merah Putih ke partai puncak. Meski langkah terhenti, semangat juang para pemain tetap layak diapresiasi tinggi.