Baca Juga: Purbaya Tanggapi Soal Penerima LPDP, Buntut Viral Video WNI Bangga Anaknya Jadi Warga Negara Inggris
"Kami sangat menyadari bahwa tindakan kami sepenuhnya merupakan kefhilafan dan tidak ada pembenaran atas pernyataan yang kami sampaikan, terutama terkait kalima 'sahur itu mengganggu' dalam sebuah video sosial media," ungkap Rizky.
Selain meminta maaf, Ia juga menyebut bahwa pernyataannya terkait sahur mengganggu jam tidur. Pernyataan tersebut tidak mencerminkan prinsip yang ia anut.
"Dan kami ingin menjelaskan bahwa itu tidak mencerminkan nilai-nilai dan prinsip yang kami anut, kami berdua berkomitmen untuk belajar dari kesalahan ini dan berusaha menjadi lebih bijak dalam menuampaikna pendapat di masa depan," terangnya.***