Kontroversi Materi Politik dalam Pertunjukan Mens Rea
Sebagaimana diketahui, dalam pertunjukan Mens Rea, Pandji Pragiwaksono mengangkat sejumlah isu sensitif, termasuk politik dan kondisi demokrasi di Indonesia.
Materi tersebut dinilai oleh sebagian pihak mengandung unsur penghinaan, berpotensi memicu kegaduhan, serta dikhawatirkan dapat memecah belah masyarakat.
Baca Juga: Heboh! Fans NewJeans Minta MrBeast Beli HYBE dan Bawa Danielle Kembali Lewat Komentar di YouTube
Kepala Angkatan Muda NU sekaligus pelapor, Rizki Abdul Rahmad Wahid, menyampaikan bahwa laporan ini diajukan karena materi komedi tersebut dianggap merendahkan dan memfitnah kelompok tertentu.
“Angkatan Muda NU kami melaporkan bahwa ada kasus yang menurut kami beliau merendahkan, memfitnah," tutur Rizki kepada awak media di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, pada Kamis, 8 Januari 2026.
"Dan cenderung menimbulkan kegaduhan di ruang media serta memecah belah bangsa," tambahnya.
Baca Juga: Terseret Kasus Dugaan Janji Masuk Akpol, Adly Fairuz Digugat Rp3,65 Miliar
Hingga saat ini, laporan terhadap Pandji Pragiwaksono masih dalam tahap penanganan awal oleh pihak kepolisian. Publik pun menantikan perkembangan lebih lanjut terkait polemik Mens Rea yang memicu perdebatan antara kebebasan berekspresi dan batasan dalam karya komedi.